Panduan Menulis Buku Harian

you you   Follow         3 Mins read
Panduan Menulis Buku Harian

Panduan Menulis Buku Harian


Buku harian menjadi sarana yang tepat untuk mengekspresikan diri, mengungkapkan perasaan, mencatat impian atau gagasan, dan merefleksikan pengalaman sehari-hari menggunakan media yang mampu menjaga privasi.


Buku harian menjadi sarana yang tepat untuk mengekspresikan diri, mengungkapkan perasaan, mencatat impian atau gagasan, dan merefleksikan pengalaman sehari-hari menggunakan media yang mampu menjaga privasi.

Tidak ada aturan atau cara khusus dalam menulis buku harian, akan tetapi melalui kiat berikut dapat membuat aktivitas ini terasa lebih menyenangkan dan lebih bermanfaat.

Memilih Topik

Pertama pikirkanlah untuk menulis pengalaman sehari-hari, dengan mengingat hal-hal yang terjadi sejak pagi hari lalu catat peristiwa penting atau pengalaman yang paling berkesan. Meskipun keseharian terkesan biasa-biasa saja, mungkin Anda tertegun ketika muncul pemikiran atau perasaan tertentu saat menulis berbagai kejadian saat menjalani keseharian.

Merenungkan tujuan hidup

Renungkan tujuan hidup yang ingin dicapai dan cara mewujudkannya. Tulislah sasaran jangka pendek dan jangka panjang. Kemudian, jelaskan cara mencapai setiap sasaran tersebut secara mendetail. Uraikan setiap sasaran menjadi beberapa target yang mudah dicapai. Dengan demikian, Anda tidak merasa terbebani saat berusaha mencapai tujuan hidup.[1]

Ungkapkan perasaan atau suasana hati Anda saat ini

Jangan bingung mencari istilah yang tepat untuk mencurahkan perasaan. Berusahalah mendeskripsikan dengan tepat apa yang sedang Anda rasakan. Manfaatkan perasaan dan pemikiran tersebut sebagai sumber inspirasi untuk menulis buku harian. Ungkapkan pemikiran atau perasaan satu demi satu sambil melakukan refleksi.

Pesan inspiratif bisa diperoleh dari berbagai sumber, misalnya dari orang terkenal, buku favorit, film, teman, atau anggota keluarga. Pesan yang membuat Anda terinspirasi adalah awal yang sangat tepat untuk menulis. Salinlah pesan tersebut dalam buku harian dan catatlah sumbernya. Kemudian, jelaskan maknanya dengan kata-kata Anda sendiri.

Bahaslah topik favorit atau hobi Anda.

Buatlah lis berisi topik yang Anda minati atau hal-hal yang Anda gemari, misalnya film, sport, makanan, pariwisata, kesenian, atau gaya busana. Anda bebas memilih topik yang ingin dibahas, asalkan sesuai minat dan membuat Anda terinspirasi. Kemudian, pilihlah topik yang paling menarik lalu manfaatkan sebagai subjek bahasan saat menulis buku harian.

Menyusun Catatan Harian Pribadi

Adanya tanggal membantu Anda mengingat kapan suatu peristiwa terjadi sebab Anda belum tentu menulis setiap hari. Oleh karena penulisan buku harian akan berlangsung dalam jangka panjang, pencantuman tanggal membuat catatan lebih tertata rapi dan membuat tulisan lebih mudah dipahami apabila nanti Anda membacanya lagi.

Bersikaplah jujur saat menulis buku harian

Banyak orang menulis buku harian agar mengalami katarsis sebab mereka bisa mengungkapkan inhibisi melalui tulisan dan menjadi diri sendiri apa adanya. Jangan ragu menulis semua yang Anda rasakan, baik emosi positif maupun emosi negatif dalam buku harian. Orang lain tidak bisa membaca tulisan Anda. Ceritakan semuanya dengan jujur sebab hanya Anda sendiri yang tahu.

Biasakan menulis buku harian di waktu yang sama setiap hari. Banyak orang tidak sempat atau lupa menulis buku harian. Oleh sebab itu, tentukan jadwal menulis lalu lakukan setiap hari sampai terbentuk kebiasaan baru. Meskipun Anda sudah rutin menulis, lebih baik Anda memasang alarm ponsel sebagai pengingat!

Sisihkan sedikit waktu

Menyisihkan waktu untuk menulis apabila Anda baru memulai rutinitas ini. Jangan sampai aktivitas menulis buku harian menyita banyak waktu! Ketika baru mulai menulis, alokasikan waktu 10-15 menit per sesi. Catatlah pemikiran dan perasaan yang membuat Anda sangat tertekan. Anda boleh menulis lebih panjang jika ada waktu!

Membuat gambar ilustrasi

Gunakan ilustrasi jika Anda lebih suka menggambar daripada menulis. Beberapa orang merasa lebih mudah mengungkapkan pemikiran dan perasaan melalui gambar daripada dengan tulisan. Apabila Anda harus menerapkan jadwal yang melibatkan aktivitas menggambar atau membuat sketsa, gunakan cara ini!

Demikian artikel berjudul Panduan Menulis Buku Harian ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda semua. Perlu anda ketahui apabila menurut anda artikel ini perlu perbaikan, anda semua bisa mengeditnya di bawah ini. Bergabunglah bersama kami menjadi penulis di Administrasi.Net

Menarik untuk anda

Revisi halaman ini dengan tombol edit dibawah, bila menurut anda ada yang keliru, ada yang perlu ditambahkan agar isi konten lebih baik lagi. Edit
Lihat komentar tentang Panduan Menulis Buku Harian
Tunggu hingga dokumen muncul